Program Coremap Berlanjut

JAKARTA-Program rehabilitasi dan pengelolaan terumbu karang atau Coral Reef Rehabilitation and Manajement Program (Coremap) tahap II akan berakhir pada bulan ini. 
Coremap II merupakan fase akselerasi guna menetapkan sistem pengelolaan terumbu karang yang andal didaerah prioritas guna melindungi dan melestarikan sumberdaya ekosistem terumbu karang dan asosiasinya dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir dan pulau-pulau kecil. Terkait berbagai harapan akan kelanjutan program tersebut, segera akan ditindaklanjuti oleh Kementrian Kelautan dan Perikanan (KKP) dengan lanjutan program Coremap fase III yang merupakan fase kelembagaan. Hal tersebut diungkap Dirjen Kelautan, Pesisir dan Pulau Kecil Sudirman Saad, Sabtu 10 Desember, pada puncak apresiasi pengelolaan terumbu karang di Sea World Ancol. “Peran serta dan kerjasama stakeholder dalam menyukseskan program Coremap II harus kita apresiasikan sehingga kedepan kita harapkan dapat memuculkan semangat kepemilikan terhadap program,”ujar Sudirman. Program Coremap tahap III dirancang untuk memasyarakatkan upaya mitigasi dan adaptasi terhadap perubahan iklim dunia atau global change issue kepada masyarakat pesisir dan pulau-pulau kecil serta menjadikan satu kesatuan program yang tidak terpisahkan dalam inisiatif segitiga karang atau coral triangle initiative (CTI). “Coremap phase III diharapkan mulai berjalan pada tahun 2013 dan berakhir pada tahun 2017,”tegasnya. Ia menambahkan untuk program kelanjutan Coremap phase III telah mendapat dukungan 6 negara asean termasuk dukungan Amerika Negara dan Cina. Untuk wilayah timur Indonesia program coremap berada di Kabupaten Pangkep, Selayar, Buton, Wakatobi, Sikka, Biak Numfor dan Raja Ampat. Sedangkan diwilayah barat berada di Kota Batam, Kabupaten Bintan, Natuna, Lingga, Tapanuli Tengah, Nias Selatan dan Utara serta Kabupaten Mentawai. Dalam kegiatan puncak apresiasi pengelolaan terumbu karang di Sea World Ancol tersebut dirangkaikan dengan pameran, penyerahan penghargaan serta louncing penerbitan perdana Tabloid Kabar Bahari Forum Jurnalis Bahari Indonesia (Forjubi) yang merupakan kumpulan pemberitaan dari para jurnalis diwilayah program Coremap di Indonesia. Ketua Forjubi Pusat Bayu Legianto mengungkapkan, terbitnya tabloid ini diharapkan dapat menjadi sebuah wadah untuk mengapresiasikan berbagai kegiatan program coremap di Indonesia. “Kita harapkan kedepannya organisasi ini dapat lebih berkembang lagi, bahkan harapan para jurnalis di luar wilayah coremap yang mencintai bahari dapat bergabung,”ujarnya. Secara terpisah anggota Dewan Pemberdayaan Masyarakat Pesisir Kabupaten Pangkep Jufri Maudu terkait rencana kelanjutan program Coremap Phase III tersebut mengungkapkan penyempurnaan konsep dan pencapaian fisi diharapkan dalam kelanjutan program tersebut. “Kita sangat mendukung upaya tersebut dan berharap target serta sasaran visi dan misi dan dukungan stakeholder dan dukungan pemkab baik moral dan meteril dapat lebih baik lagi,”ujarnya. Sedangkan terkait penguatan kelembagaan, secara khusus kelembagaan telah ada khusus di Pangkep namun kelembagaan tinggal dipertajam. Kelembagaan telah ada dan telah difasilitasi selama ini, respon positif dari masyarakat Pangkep begitu besar. (Reporter:Ade Cahyadi – Editor:Arifuddin Beddu)


SELASA, 13 DESEMBER 2011 | 1183 HITS

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s