E-KKP3K – SUPLEMEN 9: Panduan Monitoring Sosial-Budaya dan Ekonomi Kawasan konservasi perairan, pesisir dan pulau-pulau kecil

Cover Suplemen 9

unduh:09 Suplemen Monitoring Sosial-Budaya dan Ekonomi

SUPLEMEN 9: Panduan Monitoring Sosial-Budaya dan Ekonomi Kawasan konservasi perairan, pesisir dan pulau-pulau kecil

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang
Indikator pengelolaan kawasan konservasi secara berkelanjutan diartikan sebagai
pengelolaaan yang memperhatikan kaidah-kaidah pemanfaatan dan pengelolaan untuk
menjamin ketersediaan dan kesinambungan dengan tetap memelihara dan meningkatkan
kualitas nilai dan keanekaragaman sumberdaya yang ada. Untuk mengukur pengelolaan
berkelanjutan, ditetapkan standar indikator berdasarkan capaian pengelolaan kawasan
konservasi. Parameter yang digunakan adalah SK Pencadangan; Lembaga Pengelola;
Rencana Pengelolaan; Penguatan Kelembagaan (Kemitraan, Jejaring dan Sumber
Daya Manusia); Upaya Pengelolaan; Infrastruktur dan Sarana Pengelolaan. Efektivitas
pengelolaan dibagi dalam 5 tingkat berdasarkan parameter di atas berupa: level 1
(merah), telah memiliki SK Pencadangan; level 2 (kuning), level 1 + lembaga pengelola
terbentuk, rencana pengelolaan tersedia; level 3 (hijau), level 2 + penguatan kelembagaan,
infrastruktur dan upaya-upaya pokok pengelolaan; level 4 (biru), level 3 + pengelolaan
kawasan konservasi telah berjalan baik; level 5 (emas), level 4 + mekanisme pendanaan
berkelanjutan terbentuk (SK, kontribusi dari lembaga non Pemerintah).
Pedoman E-KKP3K disusun sebagai panduan dalam rangka mengevaluasi efektivitas
pengelolaan berkelanjutan kawasan konservasi di masing-masing lokasi dengan
menggunakan indikator-indikator pengelolaan yang telah ditetapkan. Dalam peringkat
(level) ini, ada kriteria-kriteria yang digunakan untuk mengukur efektifitas pengelolaan
yang mencakup aspek-aspek kelembagaan, sumberdaya kawasan dan sosial budaya
ekonomi masyarakat. Panduan pendukung ini dibuat untuk membantu mengukur
pencapaian kriteria-keriteria dalam peringkat pengelolaan kawasan dari aspek sosial
budaya ekonomi masyarakat. Panduan pendukung ini merupakan bagian dari seri Buku
Panduan Teknis EKKP3K.
1.2 Tujuan Penulisan Panduan
Maksud disusunnya pedoman pelengkap (suplemen) aspek sosial budaya dan ekonomi
ini bertujuan untuk memberikan panduan praktis kepada pengelola kawasan konservasi
perairan, pesisir dan pulau-pulau kecil untuk memahami langkah-langkah atau cara-cara
dalam melakukan penilaian dan pemantauan aspek sosial budaya dan ekonomi masyarakat.
Panduan pendukung aspek sosial budaya dan ekonomi masyarakat ini merupakan alat
bantu yang digunakan dalam setiap langkah pemantauan, mulai dari memetakan kondisi
awal masyarakat sampai dengan mengukur perubahan secara sosial budaya dan ekonomi
yang terjadi di masyarakat sebagai dampak dari pengelolaan kawasan konservasi perairan,
pesisir dan pulau pulau kecil.

SUPLEMEN 9: Panduan Monitoring Sosial-Budaya dan Ekonomi Kawasan konservasi perairan, pesisir dan pulau-pulau kecil, selengkapnya sebagai berikut: 09 Suplemen Monitoring Sosial-Budaya dan Ekonomi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s